Tidak Cukup Begitu Saja

Saya mendapatkan kiriman tulisan dari seorang sahabat, yang menurut saya sangat perlu untuk dishare, karenanya, saya pun mengharokati kiriman itu dan menerjemahkannya, serta menyusun tata letaknya sebisa yang bisa saya lakukan, semoga ada manfaatnya, amin.

Selamat menghayati

لَيْسَ كَافِيًا

Tidak Cukup Begitu Saja

  • إِنَّ صَوَابَ الْفِكْرَةِ لَا يَكُوْنُ سَبَبًا كَافِيًا لِانْتِصَارِهَا،
  • Sesungguhnya, kebenaran suatu fikroh (saja), tidaklah mencukupi untuk menjadi sebab bagi kemenangan fikroh itu.
  • وَصِحَّةُ الْمَنْهَجِ لَا تَعْنِيْ وُجُوْبَ النَّصْرِ،
  • Kebenaran manhaj (saja), tidak lah berarti mesti mendapatkan kemenangan.
  • وَطَبِيْعَةُ الْحَقِّ لَيْسَتْ بِالضَّرُوْرَةِ دَلِيْلًا عَلَى التَّمْكِيْنِ لَهُ،
  • Dan tabiat sebuah kebenaran (saja) tidaklah menjamin secara pasti bahwa itu adalah bukti bagi terwujudnya tamkin bagi kebenaran itu.

مَا لَمْ يُصَاحِبْ كُلَّ ذَلِكَ:

Jika semua itu tadi tidak disertai oleh:

  • حَمَلَةٌ أَوْفِيَاءُ،
  • وَقَادَةٌ أَذْكِيَاءُ،
  • وَحُرَّاسٌ أَيْقَاظٌ،
  • وَأَسْلِحَةٌ فِيْ مُسْتَوَى التَّحَدِّيْ الَّذِيْ يُوَاجِهُهُ،
  • Para pembawanya yang setia,
  • Para pimpinannya yang cerdas,
  • Para penjaganya yang selalu jaga (tidak pernah lengah).
  • Dan persenjataan dan selevel dengan tingkat tantangan yang dihadapinya.

لِأَنَّهُ قَدْ يَكُوْنُ الْحَقُّ مَعَكَ، لَكِنَّكَ:

Sebab, bisa jadi, kebenaran itu (memang) bersama anda, namun:

  • لَا تُحْسِنُ الْوُصُوْلَ بِهِ،
  • وَلَا تُجِيْدُ الدَّوْرَانَ مَعَهُ حَوْلَ مُنْعَطِفَاتِ الطَّرِيْقِ،
    • لِتَتَفَادِيَ الْمَآزِقَ،
    • وَتَتَخَطَّى الْعَقَبَاتِ،
    • وَتَبْلُغَ بِهِ مَا تُرِيْدُ،
  • Anda tidak pandai untuk sampai kepadanya,
  • Juga tidak pandai memegang kendali (setir)-nya saat berputar membawa kebenaran itu di berbagai tikungan tajam perjalanannya, (padahal, kepiawaianmu dalam memegang setir itulah yang akan):
    • Menjadikanmu mampu melampaui berbagai titik-titik rawan (kritis),
    • Menjadikanmu melewati berbagai rintangan, dan
    • Menjadikanmu membawa kebenaran itu untuk sampai kepada apa yang anda inginkan.

وَقَدْ يَكُوْنُ الْبَاطِلُ مَعَ غَيْرِكَ، وَلَكِنَّهُ:

Dan bisa jadi, kebatilan memang bersama dengan competitor anda, namun, ia:

  • يُلْبِسُهُ ثَوْبَ الْحَقِّ،
  • ثُمَّ يُجِيْدُ الاِنْطِلَاقَ مَعَهُ،
  • وَيُبْدِعُ فِي اسْتِخْدَامِ الْوَسَائِلِ الْمُلَائِمَةِ لِدَفْعِهِ إِلَى الْأَمَامِ حَتَّى يَصِلَ بِهِ إِلَى حَيْثُ يَنْبَغِيْ أَنْ يَصِلَ الْحَقُّ.
  • Pandai mengemas kebatilan itu dengan kemasan kebenaran,
  • Lalu, ia pandai melaju dengan kebatilan itu, dan
  • Ia pun sangat kreatif dan inovatif dalam mempergunakan berbagai sarana yang sesuai demi mendorong dan membawa kebatilan itu ke hadapan, sehingga ia dapat mengantarkan kebatilan itu sampai di tempat yang semestinya menjadi tumpuan untuk dicapai oleh kebenaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *