Diantara Akibat Kezhaliman

فِيْ كِتَابِ: “فِقْهِ التَّمْكِيْنِ وَأَثَرِهِ فِيْ تَطْبِيْقِ الْأَحْكَامِ الشَّرْعِيَّةِ”، ص17:

وَالظُّلْمُ سَبَبٌ رَئِيْسٌ مِنْ أَسْبَابِ الْفَشَلِ وَالْهَزَائِمِ، حَيْثُ أَنَّهُ سَبَبٌ لِتَفَكُّكِ وِحْدَةِ الْمُجْتَمَعِ، وَسَبَبٌ لِلضَّغَائِنِ بَيْنَ الْأَفْرَادِ، مِمَّا يُغَذِّيْ رُوْحَ الاِنْتِقَامِ، وَبِذَلِكَ يَتَمَزَّقُ الْمُجْتَمَعُ وَيَفْقِدُ أَهَمَّ عَنَاصِرِ الْقُوَّةِ فِيْهِ، بَلْ يَسْتَبْدِلُهَا بِعَنَاصِرِ الضَّعْفِ وَالْخَوَرِ.

Tersebut dalam kitab: Fiqihut-Tamkin wa Atsaruhu fi Tathbiqil Ahkam asy-Syar’iyyah, hal. 17:

Dan kezhaliman adalah sebab utama dari sekian banyak sebab kegagalan dan berbagai kekalahan, sebab, kezhaliman itu menyebabkan berantakannya kesatuan masyarakat.

Juga menyebabkan terciptanya berbagai penyakit hati diantara sesama anggota masyarakat, yang menyuburkan spirit balas dendam.

Dengan demikian, tercerai berailah masyarakat, dan ia pun menjadi kehilangan unsur kekuatan terpenting di dalamnya, bahkan menggantikan unsur kekuatan itu dengan berbagai anasir kelemahan dan keloyoan.

Na’udzu billah minazh-zhulmi (semoga Allah SWT melindungi kita dari kezhaliman), amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *