Menyederhanakan Yang Tidak Sederhana

Dalam urusan ajar mengajar, seorang guru dituntut untuk menyederhanakan materi yang diajarkannya kepada para muridnya, melakukan simplifikasi sedemikian rupa, mencari cara, peralatan dan metode yang memudahkan para murid untuk dapat memahami materi yang disampaikannya. Seorang juru dakwah, dalam berinteraksi dengan para mad’unya, juga dituntut untuk melakukan pola-pola penyederhanaan dan simplifikasi,…

Baca Semua

Untung Tidak Su-uzh-zhan

Alkisah … Adalah seorang tokoh bernama Abdul Ghani al-Quwatli.. beliau adalah kakek presiden Syuria yang pertama: Syukri Bik al-Quwatli. Abdul Ghani al-Quwatli adalah seorang tokoh ternama dan terpandang di zamannya, yang hidup di kota Damaskus pada abad 19 M. Diantara kebiasaan Abdul Ghani al-Quwatli ini, setiap hari, dia selalu mempersiapkan…

Baca Semua

Mintalah Sebuah Kemustahilan

اُطْلُبِ الْمُسْتَحِيْل Mintalah yang Mustahil مِنْ مَقَالٍ لِلدُّكْتُوْر عَبْدِ الرَّحْمَنِ اَلْعَشْمَاوِي: Bagian dari makalah DR. Abdurrahman al-‘Asymawi «إِنَّ اللهَ لَيَسْتَحِيْ مِنْ عَبْدِهِ إِذَا رَفَعَ إِلَيْهِ يَدَيْهِ بِالدُّعَاءِ، أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا» (حَدِيْثٌ صَحِيْحٌ رَوَاهُ أحمد [23714]، وأبو داود [1488]، والترمذي [3556] وابن ماجه [3865]) «Sesungguhnya Allah SWT benar-benar malu terhadap hamba-Nya…

Baca Semua

Sejarah Kalimat Marhaban wa Ahlan

Yang Pertama Mengucapkannya Menurut Abu Hilal al-‘Askari (wafat setelah tahun 395 H = setelah tahun 1005 M), sebagaimana disebutkan dalam salah satu kitab-nya: al-Awa-il (الأوائل), yang pertama kali mengucapkan kata sambutan “Marhaban wa Ahlan (مَرْحَبًا وَأَهْلًا)” adalah Saif bin Dzi Yazan al-Himyari. Hal ini dapat dilihat di kitab al-Awa-il halaman…

Baca Semua

Diantara Sejarah Hari Jum’at

“Tidak ada seorang nabi pun kecuali diperintahkan untuk memuliakan dan beribadah di hari Jum’at” (tafsir Thabari riwayat no. 1138), seperti halnya yang masih berlaku pada umat Islam sampai hari ini, yaitu keharusan beribadah secara penuh hanya beberapa saat saja, tidak sampai harus sepanjang dan selama satu hari satu malam.

Baca Semua

I’tibar & Ibrah

I’tibar biasa diartikan dengan mengambil ibrah. Namun, tahukah anda apa itu ibrah? Kata ibrah (عبرة) berasal dari `abara – ya`buru – `abratan wa `ibratan yang pada asalnya berarti menyeberang dari satu tepi suangai ke tepi yang lain yang ada di seberangnya. Karenanya, sampan penyeberang dalam bahasa Arab disebut `abbârah. Terkait…

Baca Semua